Selamat Datang

Untuk website resmi, silakan kunjungi subdomain Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo di http://dppkp.purworejokab.go.id/ Terima kasih.

Jumat, 20 Mei 2016

Penggemukan Sapi Sistem Kereman



Sapi kereman merupakan Sapi potong yang digemukkan. Selama ini penggemukan masih dilakukan secara sederhana oleh beberapa kelompok tani ternak. Jika melihat kebutuhan daging Sapi yang terus meningkat setiap tahunnya, maka Sapi kereman memiliki prospek yang menjanjikan. Di Kabupaten Purworejo, minat peternak untuk pengembangan Sapi kereman sudah ada, tapi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah masih ada pembatasan, karena Kabupaten Purworejo sebagai sentra Kambing, sehingga perlu kehadiran pengusaha profesional dalam pengelolaannya. Beberapa pilihan bisa ditempuh apabila investor berminat menggarap Sapi kereman ini, yaitu dikelola melalui pola kemitraan atau dengan cara intensif dalam skala agribisnis.
Selama ini usaha penggemukan Sapi kereman baru dikelola oleh Kelompok Tani Ternak Utami di Desa Purwodadi yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daging Sapi, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Purworejo. Melihat besarnya kebutuhan daging yang cenderung meningkat setiap tahun, maka diperlukan penambahan usaha sejenis dengan skala dan pola bisnis profesional, karena tidak bisa hanya dicukupi oleh satu unit usaha saja, sehingga Pemerintah Kabupaten Purworejo bertekad, agar nantinya pada usaha bidang ini menjadi produk andalan.
Sapi kereman adalah jenis sapi potong yang digemukkan dengan sistem kareman.
Sistem kereman adalah cara pemeliharaan sapi di dalam kandang dengan pakan dasar berupa hijauan serta pakan tambahan.
Komposisi pakan tambahan untuk sapi kereman minimal 1,5% dari berat badan sapi dengan kandungan protein antara 14-16%.
Hal-hal yang perlu disiapkan untuk mengembangkan peternakan sapi kereman adalah sapi bakalan, pakan tambahan atau konsentrat dan kandang.
Sapi bakalan yang akan digemukkan sebaiknya sapi jantan yang masih kurus tetapi sehat. Bobot sapi yang digemukkan minimal 200 kg dengan umur sapi antara satu hingga satu setengah tahun.
Pakan tambahan untuk sapi kereman diberikan supaya sapi dapat gemuk dengan cepat.
Pakan tambahan yang biasanya diberikan adalah dedak padi atau katul, batang sagu, bungkil kelapa, tepung ikan, garam dapur dan mineral campuran.
Makanan tambahan tersebut digunakan dengan batas pada rangsum atau pakan ternak sebesar 9 per 100 gram.
Kadang ternak sebaiknya berada cukup jauh dari rumah dan sumber air yaitu ± berjarak 10 hingga 20 meter.
Ukuran kandang untuk setiap ekor sapi yaitu untuk panjang 2 meter dan lebar 125 cm. Dalam melakukan usaha peternakan sapi kereman ada 4 faktor yang mempengaruhi, yaitu :
1.      Peternak sebagai subjek
2.   Ternak yang dalam hal ini adalah sapi sebagai objek yang harus dijaga kesehatannya agar produktivitasnya naik
3.      Lahan tempat pemeliharaan sapi harus dioptimalkan penggunaanya
4.      Penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam peternakan.

Artikel terkait :
Data Sapi potong halaman 6 pada http://drive.google.com/file/

Sumber : Bidang Peternakan DPPKP Kab. Purworejo 2016

Senin, 02 Mei 2016

Bantuan Mesin Perontok

Bantuan mesin perontok (Power Thesher) yang bisa digunakan untuk penanganan panen Padi atau Kedelai dana APBN Tahun Anggaran 2016 dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian kepada 35 kelompok tani di Purworejo, diharapkan dapat meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu hasil.

Foto selanjutnya di sini