Selamat Datang

Mohon maaf untuk sementara website resmi/subdomain Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo di http://dinppkp.purworejokab.go.id/ masih dalam perbaikan, terima kasih.

Selasa, 17 Oktober 2017

Hasil Lomba Penyuluhan Pertanian

Selesai upacara 17-an di halaman kantor Dinas PPKP Kab. Purworejo pada 17 Oktober 2017 dilanjutkan penyerahan hadiah hasil Seleksi penyuluh, petani dan kelompok tani berprestasi yang dibiayai APBD Kabupaten Purworejo sebesar Rp 26 juta.
Daftar pemenangnya sebagai berikut :

Foto selanjutnya lihat di sini

Kamis, 12 Oktober 2017

Kartu Tani



Merupakan sebuah alat transaksi berupa kartu debit yang multifungsi dengan memuat informasi mengenai profil petani, luas lahan, kebutuhan saprotan, informasi panen maupun sebagai alat transaksi yang bisa digunakan untuk transfer, tarik tunai, pembayaran, pembelian, pinjaman dan lebih utama sebagai data penerima subsidi dan bantuan pemerintah.
Kartu tani selain memberikan keuntungan bagi para petani juga dapat mempermudah pendataan oleh pihak pemerintah sebagai informasi dan untuk monitoring ketersediaan serta kebutuhan sarana bagi para petani berupa pupuk, pestisida dan kebutuhan usaha taninya.
Kartu tani juga bertujuan selain mempermudah petani dalam bertransaksi, juga bisa memonitor penyaluran pupuk bersudsidi agar tepat sasaran dan tidak lari kepada pihak-pihak yang tidak berhak menerima pupuk subsidi, karena hanya petani yang mempunyai kartu tani saja yang bisa menerima pupuk subsidi.

Persyaratan bagi petani yang ingin memiliki kartu tani relatif sederhana, yaitu : petani sudah tergabung dalam daftar RDKK, mengisi data nama lengkap, nomor induk KTP, alamat tempat tinggal, tempat tanggal lahir dan nama ibu kandung. Untuk persyaratan lainnya akan diberikan oleh pihak bank yang dituju untuk kerjasama dalam pembuatan kartu tani.

Bank yang ditunjuk untuk kerjasama dalam pembuatan kartu tani di Pulau Jawa untuk sementara adalah BNI untuk Provinsi Jawa timur, BRI untuk Provinsi Jawa tengah dan DIY, Bank Mandiri untuk Provinsi Jawa Barat dan BTN untuk daerah Provinsi Banten.

Diharapkan dengan adanya kartu tani ini para petani bisa dengan mudah melakukan kegiatan yang berkaitan dengan usaha pertanian, sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Sumber : http://www.sampulpertanian.com (diedit)

Minggu, 08 Oktober 2017

Memilih Telur Jantan atau Betina

Cara I melalui penglihatan (Visual)
Banyak peternak mengatakan bahwa telur yang lebih lonjong cenderung jantan dan yang bulat adalah betina. Pernyataan itu tidak menjawab permasalahan,  karena banyak universitas dan pendidikan tinggi belum valid walaupun sudah ada kebenarannya. Jika tidak yakin secara visual, maka lakukan dengan menghitung indeks telur,  yaitu :
  1. Ukur panjang  dan lebar telur, kemudian
  2. Hitung menggunakan rumus : (Lebar/panjang) x 100%
Kategori :
  • <70 li="" lonjong="">
  • 70-80 = normal
  • 80> = Bulat

Cara II menggunakan Bandul
Dari referensi beberapa situs peternakan banyak yang menggunakan cara ini untuk membedakan telur jantan dan betina. Lakukan sebagai berikut :
  1. Ibu jari dan telunjuk memegang ujung benang yang panjangnya sekitar 15-20 cm yang sudah diberi jarum.
  2. Di bawah jarum letakkan telur yang akan ditentukan jenisnya (Apakah jantan atau betina).
  3. Jarak ujung jarum ke telur berkisar antara 0,5 s.d. 2 cm.
  4. Pandangan mata difokuskan ke arah jarum. 
  5. Jika jarum berayun di atas telur, maka itu berarti telur betina. 
  6. Jika jarum berputar searah jarum jam, maka itu telur jantan. 
  7. Apabila berputar berlawanan arah dengan arah jarum jam, maka artinya telur tidak akan menetas. 
Cara ini kurang efektif untuk skala besar, sehingga lebih sering digunakan untuk menentukan jenis telur pada burung kicau/ocehan. Perlu latihan dan keteletian untuk memahami cara yang kedua ini agar prediksi benar.
Sumber (diedit)
http://www.ternakku.net 
http://www.ilmuhewan.com

Google+ Followers

Profil

Foto saya

Pertanian merupakan tulang punggung tatanan perekonomian masyarakat di Purworejo yang mendukung bidang perindustrian dan perdagangan serta diharapkan dapat menjadi wilayah agropolitan yang sejalan dengan pembangunan dalam bidang pertanian peternakan kelautan dan perikanan demi mewujudkan peningkatan kesejahteraan/taraf hidup masyarakat Purworejo menjadi lebih baik melalui upaya pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada secara terencana yang dilandasi dengan kebijakan serta berkelanjutan.