Mohon maaf

Mohon maaf subdomain dppkp.purworejokab.go.id dan e-mail dppkp@purworejokab.go.id mengalami gangguan teknik, sehingga penyampaian informasi DPPKP Kabupaten Purworejo melalui blog ini. Demikian untuk menjadi maklum dan atas kunjungannya diucapkan terima kasih.

Sabtu, 22 Agustus 2015

Karnaval 2015


Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo turut memeriahkan karnaval dalam rangka HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu, 22 Agustus 2015 dan secara simbolis menyerahkan sekadar bingkisan ungkapan rasa syukur dari Kepala DPPKP untuk Bupati Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Panuju Bekti, SP, MM dan Desty Lina Erfawati, SP.
Selepas panggung kehormatan rombongan DPPKP melanjutkan perjalanan dan pajangan yang ditampilkan kepada penonton bisa aman, karena hanya menampilkan Gabah, Jagung dan Ikan sebagai ikon pertanian dan kelautan, yang dianggap mewakili hasil pertanian sebagai materi karnaval.
Sayur dan buah, sejenis : Tomat, Kacang panjang, Terong, Mentimum, Cabe merah, Cabe hijau, Melon, Semangka, Mangga, Pisang, Pepaya, Singkong, Jagung, Kedelai, Kambing dan hasil laut berupa ikan yang dipajang pada kendaraan sebagaimana tahun lalu, biasanya akan habis sebelum mencapai rute finish.
Pada karnaval tahun 2015 hasil/produk pertanian juga ditampikan oleh Dikbudpora tingkat kecamatan serta Kodim 0708 sebagai pendamping Upaya Khusus Padi, Jagung, Kedelai demi menyukseskan swasembada pangan pada 2017.
Semoga masyarakat Kabupaten Purworejo senantiasa mendapat berkah dan karunia Allah SWT, sehingga semua program pembangunan pertanian berjalan dengan aman dan lancar, amiiin.

Jumat, 21 Agustus 2015

Tanam Kedele Kegiatan GP-PTT


Gerakan Peningkatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) merupakan salah satu kegiatan Bidang Tanaman Pangan. Kegiatan ini dilakukan pada musim tanam ketiga setelah panen padi musim tanam gadu.
Kecamatan Bayan mendapat alokasi tanam Kedelai seluas 50 hektar, tersebar di sembilan kelompok tani dan Desa Ketiwijayan yang mendapat alokasi paling luas dibandingkan desa lain, yaitu 10 hektar.
Desa Ketiwijayan adalah salah satu desa yang melaksanakan tanam Kedelai paling awal setelah panen Padi. Kegiatan saat awal tanam dilakukan secara bersama antara kelompok tani dengan semua penyuluh pertanian dan jajaran ABRI yang ada di Koramil Kecamatan Bayan pada 29 Juli 2015 dengan menggunakan Varietas Grobogan.

Sumber : Siti Kurniatun, SP (PPL Kecamatan Bayan), 2015

Silakan Isi dan Kirim Artikel/Berita/Laporan Anda melalui Formulir di bawah ini :